Kapolsek Citeureup Polres Bogor Hadiri Pembukaan MTQ Tingkat Kecamatan Citeureup 2025

BOGOR – Kapolsek Citeureup Polres Bogor Polda Jabar, Kompol Eddy Santosa, S.Pd., M.H., menghadiri kegiatan pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Citeureup 2025. Acara yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Citeureup ini dimulai pukul 08.50 WIB hingga selesai pada Kamis (28/08/2025).

Kegiatan ini menjadi momen penting sekaligus perkenalan pertama Kapolsek Citeureup yang baru kepada jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Kehadiran Polsek Citeureup dalam acara tersebut menegaskan sinergi TNI-Polri dalam mendukung kegiatan masyarakat.

Adapun pejabat dan tamu undangan yang hadir antara lain Plt Camat Citeureup, Edi Suwito Sutono Putro, A.P., M.Si., Danramil Citeureup yang diwakili Babinsa Kelurahan Puspanegara Serka Subroto, Kapolsek Citeureup Kompol Eddy Santosa, S.Pd., M.H., Kepala KUA Citeureup KH. Shilahudin, S.Ag., serta Ketua MUI Kecamatan Citeureup KH. Moch Basri, S.Ag. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti para tamu undangan dan peserta MTQ.

Susunan acara pembukaan MTQ meliputi pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars MTQ, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, laporan ketua panitia, sambutan Plt Camat Citeureup sekaligus membuka MTQ tingkat kecamatan, serta doa penutup.

Sebanyak 96 peserta dari seluruh desa di Kecamatan Citeureup berpartisipasi dalam MTQ tahun ini. Kehadiran peserta yang cukup banyak menambah semarak dan khidmatnya jalannya acara. Antusiasme warga pun terlihat dengan ramainya dukungan terhadap para peserta lomba.

Kapolsek Citeureup Kompol Eddy Santosa, S.Pd., M.H., menuturkan bahwa pihaknya menurunkan lima personel untuk melakukan monitoring dan pengamanan jalannya kegiatan. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan kondusif tanpa hambatan.

“Sesuai arahan pimpinan, Polsek Citeureup wajib hadir di tengah aktivitas masyarakat. Kami memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan terkendali. Polri juga terus fokus meminimalisir potensi gangguan keamanan seperti penjarahan, pengrusakan, kemacetan, serta gangguan lain yang tidak diinginkan,” ungkap Kompol Eddy Santosa.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti MTQ tidak hanya memiliki nilai religius, tetapi juga berfungsi sebagai perekat sosial dan budaya yang memperkuat persatuan masyarakat. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, serta masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.

Di kesempatan lain, Plt. Kasi Humas Polres Bogor IPDA Yulista Mega Stefani, S.H., menyampaikan apabila masyarakat menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban (kamtibmas), tindak kriminalitas lainnya, atau adanya perekrutan tenaga kerja ilegal dengan iming-iming gaji besar namun tidak memiliki payung hukum resmi—yang termasuk dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO)—agar segera melaporkannya.

“Silakan masyarakat menghubungi Call Center (021) 110 yang beroperasi 24 jam atau nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5587. Operator kami siap melayani laporan maupun aduan masyarakat kapan pun dibutuhkan,” jelas IPDA Yulista.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *