SORONG KATAPOP PBD, BUSERJATIM.COM GROUP (21/04/26) – Komando Armada (Koarmada) III menggelar Upacara Bendera 17-an di Lapangan Mandala Mako Koarmada III, Katapop, pada Senin (20/4). Upacara yang diikuti seluruh prajurit dan PNS Koarmada III itu dipimpin Asisten Logistik (Aslog) Pangkoarmada III mewakili Panglima Koarmada III, dengan membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Dalam amanatnya, Panglima TNI menyoroti dinamika situasi global yang berkembang semakin kompleks dan berdampak langsung terhadap kondisi nasional, termasuk aspek politik, ekonomi, hingga keamanan. Salah satu perhatian utama adalah konflik yang terus memanas di kawasan Timur Tengah, khususnya antara Iran, Israel, dan keterlibatan Amerika Serikat.
Menurut Panglima TNI, konflik tersebut membawa dampak luas terhadap stabilitas dunia, termasuk krisis energi global yang turut memengaruhi kebijakan dalam negeri. Karena itu, seluruh jajaran TNI diminta tetap menjaga kesiapan dan meningkatkan kewaspadaan sesuai tugas serta fungsi satuan di wilayah masing-masing.
“Dalam situasi ini, kesiapan dan kewaspadaan kita terhadap tugas dan fungsi satuan di wilayah masing-masing harus tetap tinggi,” demikian amanat Panglima TNI yang dibacakan dalam upacara tersebut.
Selain persoalan global, Panglima TNI juga menyinggung berbagai kasus hukum yang melibatkan oknum anggota TNI dan dapat berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi. Untuk itu, seluruh prajurit diminta lebih berhati-hati dalam bertindak, teliti, disiplin, serta taat terhadap aturan hukum di manapun bertugas.
Ia menegaskan bahwa kehormatan institusi TNI harus dijaga oleh setiap personel melalui perilaku yang baik, profesional, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keprajuritan.
Dalam amanat tersebut, Panglima TNI juga memberikan perhatian khusus terhadap penggunaan media sosial. Menurutnya, arus informasi digital saat ini berkembang sangat cepat dan sering diwarnai hoaks, provokasi, serta opini yang berpotensi memecah belah bangsa.
Karena itu, prajurit dan PNS TNI diminta lebih selektif, cerdas, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Selain tidak mudah terpengaruh informasi menyesatkan, personel TNI juga diharapkan mampu menyebarkan konten positif yang memperkuat citra institusi di tengah masyarakat.
“Prajurit TNI harus menjadi pioner dalam membangun kinerja TNI yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif di tengah perubahan lingkungan strategis yang dinamis,” tegas Panglima TNI dalam amanatnya.
Sementara itu, Koarmada III menyatakan siap menindaklanjuti arahan pimpinan TNI dengan terus meningkatkan kesiapsiagaan satuan dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan di wilayah kerja Koarmada III yang meliputi kawasan strategis Indonesia Timur.
Upacara Bendera 17-an merupakan agenda rutin bulanan di lingkungan TNI yang bertujuan memperkuat disiplin, soliditas, serta menyampaikan kebijakan dan arahan pimpinan kepada seluruh jajaran secara langsung.
Dengan pelaksanaan upacara tersebut, diharapkan seluruh personel Koarmada III semakin siap menjalankan tugas menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan nasional, khususnya di kawasan timur Indonesia.
(Tim Dispen Koarmada III/red)



