Kapolres Majalengka Jadi Pembina Upacara di SMPN 1 Kasokandel, Edukasi Pelajar tentang Tertib Berlalu Lintas, Operasi Patuh Lodaya 2026

Majalengka – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026, Polres Majalengka melalui program Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK) terus mengintensifkan edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada kalangan pelajar sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas sejak usia dini.

Kegiatan tersebut diwujudkan melalui kehadiran Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., yang bertindak sebagai Pembina Upacara Bendera Hari Senin di SMPN 1 Kasokandel, Kabupaten Majalengka, Senin (2/11/2026).

Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Wakapolres Majalengka Kompol Ngadiman, S.Kom., M.M., Kapolsek Kasokandel, perwakilan Koramil setempat, jajaran Pejabat Utama Polres Majalengka, Kepala Sekolah, serta dewan guru SMPN 1 Kasokandel.

Dalam amanatnya, Kapolres Majalengka mengutamakan penyampaian pesan tentang pentingnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Para pelajar diingatkan untuk senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI, tidak menggunakan kendaraan bermotor sebelum memenuhi persyaratan usia dan ketentuan hukum, serta tidak melakukan pelanggaran yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Kapolres juga mengingatkan para pelajar agar tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, tidak berboncengan lebih dari satu orang saat mengendarai sepeda motor, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, serta menghindari aksi balap liar dan perilaku berkendara yang membahayakan keselamatan.

“Melalui Operasi Patuh Lodaya 2026 ini, kami mengajak seluruh pelajar untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Patuhi rambu-rambu lalu lintas, gunakan helm berstandar SNI, jangan berkendara sebelum cukup umur dan memiliki persyaratan yang ditentukan. Ingat, keselamatan adalah hal utama. Jangan sampai kelalaian di jalan raya merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegas AKBP M Aldy Sulaiman.

Selain edukasi tertib berlalu lintas, Kapolres juga mengingatkan para pelajar untuk menjauhi aksi tawuran, perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, serta bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak mudah terprovokasi melakukan tindakan yang melanggar hukum.

Kapolres menekankan bahwa pembentukan karakter disiplin dan kepatuhan terhadap aturan harus dimulai dari lingkungan keluarga dan sekolah. Oleh karena itu, diperlukan sinergitas antara pihak sekolah, orang tua, serta TNI-Polri dalam membimbing dan mengawasi para pelajar agar tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan POLIDIK yang disinergikan dengan Operasi Patuh Lodaya 2026 ini, diharapkan para pelajar semakin memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas, meningkatkan disiplin dalam berkendara, serta mampu menjadi pelopor budaya tertib berlalu lintas di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Dengan demikian, upaya mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polres Majalengka dapat terus ditingkatkan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.

Polres Majalengka – Tertib Berlalu Lintas, Cermin Budaya Keselamatan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *