MADIUN, BUSERJATIM.COM GROUP – Dandim 0803 Madiun Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Madiun melakukan pemantauan lapangan terkait ketersediaan bahan pokok selama bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Kegiatan yang dilakukan pada Selasa (25/3), ini juga mencakup pengecekan kesiapan berbagai fasilitas umum di Kota Madiun untuk menghadapi peningkatan jumlah pemudik selama masa liburan. Tim melakukan kunjungan ke beberapa lokasi strategis di Kota Madiun guna memastikan kesiapan pelayanan publik dan stabilitas harga bahan pokok.
Pemantauan pertama dilakukan di Gudang Bulog cabang Madiun untuk memastikan ketersediaan stok beras dan bahan pokok lainnya. Rombongan menerima laporan langsung dari Kepala Gudang Bulog mengenai jumlah persediaan bahan pangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri.
Tim Forkopimda kemudian mengunjungi Pasar Besar Madiun untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di tingkat pedagang. Selama kunjungan, mereka berinteraksi langsung dengan para pedagang dan pembeli untuk mendengarkan keluhan serta memastikan tidak ada kenaikan harga yang signifikan. Beberapa komoditas seperti minyak goreng, tepung, dan gula masih menunjukkan stabilitas harga meskipun terdapat sedikit peningkatan permintaan. “Kami mendorong para pedagang untuk tidak menaikkan harga secara berlebihan dan tetap menjaga kestabilan pasokan,” ujar Letkol Kav Widhi saat berdialog dengan para pedagang.
Stasiun Kereta Api Madiun juga menjadi lokasi pemantauan berikutnya, mengingat peningkatan penumpang yang signifikan menjelang Idul Fitri. Dandim bersama jajaran Forkopimda memeriksa kesiapan fasilitas stasiun, termasuk sistem keamanan, loket tiket, ruang tunggu, dan fasilitas pendukung lainnya. Pihak stasiun melaporkan adanya penambahan petugas keamanan dan peningkatan layanan untuk mengantisipasi penyediaan penumpang. “Kami memastikan koordinasi yang baik dengan PT KAI untuk memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat yang akan mudik menggunakan transportasi kereta api,” tambah Letkol Kav Widhi.
Pemantauan dilanjutkan ke RSUD Kota Madiun untuk memeriksa kesiapan pelayanan kesehatan selama periode Ramadhan dan Idul Fitri. Tim Forkopimda meninjau ketersediaan tenaga medis, obat-obatan, dan fasilitas gawat darurat. Direktur RSUD Kota Madiun menyampaikan bahwa rumah sakit telah mengatur jadwal piket khusus dan menambah personel untuk mengantisipasi peningkatan pasien selama libur panjang. “Pelayanan kesehatan adalah prioritas utama, terutama pada masa libur Idul Fitri. Kami memastikan RSUD Kota Madiun siap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” kata Letkol Kav Widhi setelah meninjau fasilitas rumah sakit.
Terminal Purbaya Kota Madiun menjadi lokasi terakhir yang dikunjungi tim Forkopimda. Di lokasi ini, mereka memenuhi kesiapan armada bus, sistem keamanan, dan fasilitas pendukung lainnya untuk melayani arus mudik dan balik. Pengelola terminal melaporkan adanya peningkatan jumlah bus dan jadwal penumpang untuk mengakomodasi penumpang. “Hasil pemantauan hari ini menunjukkan bahwa Kota Madiun telah siap menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri dari segi ketersediaan bahan pokok maupun kesiapan fasilitas umum. Kami akan terus melakukan koordinasi intensif dan pemantauan berkelanjutan untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan tenang. Semoga Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkas Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo.






